KOMPETENSI DASAR PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN
|
KOMPETENSI DASAR KELAS X
|
KOMPETENSI DASAR KELAS XI
|
KOMPETENSI DASAR KELAS XII
|
|||
|
PENGETAHUAN
|
KETERAMPILAN
|
PENGETAHUAN
|
KETERAMPILAN
|
PENGETAHUAN
|
KETERAMPILAN
|
|
3.1 Mengemukakan tindak tutur menyapa (salam, menanyakan keadaan), memperkenalkan
diri (ta’aruf), mengucapkan terima kasih (taqdim al-
syukr), meminta maaf (al isti’fa), dan berpamitan (wada’an),
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang
benar dan sesuai konteks
|
4.1
Menggunakan tindak tutur menyapa (salam, menanyakan keadaan), memperkenalkan
diri (ta’aruf), mengucapkan terima kasih (taqdim al-
syukr), meminta maaf (al isti’fa), dan berpamitan (wada’an),
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang
benar dan sesuai konteks.
|
3.1 mengemukakan tindak tutur untuk meminta perhatian (mulahazhat), mengecek pemahaman (al-isti’ab), menghargai
kinerja yang baik, dan meminta dan mengungkapkan pendapat (taqdim al-ara), dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks
interaksi interpersonal lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.1 menggunakan teks sederhana yang
berisi meminta perhatian (mulahazhat), mengecek pemahaman (al-isti’ab),
menghargai kinerja yang baik, dan meminta dan mengungkapkan
pendapat (taqdim al-ara),
dengan memperhatikan fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
|
3.1 memberi
contoh ungkapan sederhana yang menyatakan harapan (roja’) atas suatu
kebahagiaan dan prestasi, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan dan tulis,
sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.1 menggunakan teks sederhana berisi harapan (roja’) atas suatu
kebahagiaan dan prestasi, dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar
dan sesuai konteks
|
|
3.2 Mengemukakan jati diri (huwiyah), dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks
interaksi transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya.
|
4.2. Menjelaskan jati diri (huwiyah)
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan, secara benar dan sesuai konteks.
|
3.2 Mendemontrasikan tindak tutur
tentang kemampuan (al-kafaah) dan
kemauan (al-iradah) melakukan
suatu tindakan (al ‘amal), dengan memperhatikan fungsi
sosial(wadhaif ijtima’iyah),
struktur teks, dan unsur kebahasaan pada teks interaksi interpersonal lisan
dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.2 menggunakan teks sederhana terkait kemampuan (al- kafaah) dan kemauan (al-iradah) melakukan suatu tindakan
(al amal), dengan memperhatikan
fungsi sosial (wadhaif ijtima’iyah),
struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
|
3.2 menyatakan kembali
ungkapan sederhana terkait persetujuan (muwafaqah), dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks
interaksi transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.2 menggunakan teks sederhana berisi ungkapan
tindakan memberi dan meminta informasi terkait persetujuan (muwafaqah) melakukan
suatu tindakan/kegiatan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
|
|
3.3. Mengemukakan nama hari (asma al-ayyam), bulan (syuhur al-hijriyahmiladiyah),
nama waktu dalam hari (shobah, nahar, masa lailah), waktu
dalam bentuk angka (sa’ah),
tanggal (tarikh), dan tahun (sanah hijriyah/miladiyah),
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari
teks interaksi transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan konteks
penggunaannya.
|
4.3 Menggunakan teks sederhana terkait nama hari
(asma al-ayyam), bulan
(syuhur al-hijriyahmiladiyah), nama waktu dalam hari (shobah,
nahar, masa lailah), waktu dalam bentuk angka (sa’ah), tanggal (tarikh),
dan tahun (sanah hijriyah/miladiyah), dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.
|
3.3 membedakan
ungkapan minta ijin (isti’dzan),
menyuruh (al-amr), dan melarang (al-nahyu),
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan pada
teks interaksi interpersonal lisan dan tulis, sesuai dengan konteks
penggunaannya
|
4.3 menggunakan teks sederhana berisi tindakan minta ijin (isti’dzan), menyuruh (al-amr), melarang (alnahyu), dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
|
3.3. menentukan ungkapan
terkait maksud (al-maqashid) dan tujuan (al-ahdaf) melakukan suatu
tindakan/kegiatan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan
unsur kebahasaan dari teks interaksi transaksional lisan dan tulis, sesuai
dengan konteks penggunaannya
|
4.3 menggunakan teks sederhana berisi ungkapan
tindakan memberi dan meminta informasi terkait maksud (al-maqashid) dan tujuan
(al-ahdaf) melakukan
suatu tindakan/kegiatan, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
|
|
3.4
Menunjukkan bangunan publik (al- mabani al- ‘ammah) yang dekat
dengan kehidupan peserta didik sehari-hari, dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan pada teks interaksi transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan
konteks penggunaannya.
|
4.4 Menggunakan teks
sederhana terkait dengan bangunan publik (al-mabani al-‘ammah)
yang dekat dengan kehidupan peserta didik sehari-hari, dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai
konteks.
|
3.4 menentukan ucapan selamat
(tahni’ah), dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks interaksi
transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.4 menggunakan teks sederhana berisi
ucapan selamat (tahni’ah),
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang
benar dan sesuai konteks
|
3.4 membedakan ungkapan sederhana terkait menyuruh
(al-amr) dan melarang (al-nahyu) melakukan suatu tindakan/kegiatan,
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari
teks interaksi transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan konteks
penggunaannya
|
4.4 menggunakan teks sederhana berisi ungkapan menyuruh
(al-amr) dan melarang
(al-nahyu) melakukan
suatu tindakan/kegiatan, dengan mem-perhatikan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan sesuai konteks
|
|
3.5
Menggambarkan sifat orang (sifat
al-insan), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan pada teks interaksi transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan
konteks penggunaannya.
|
4.5 Menjelaskan teks sederhana terkait sifat orang
(sifat al-insan), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks
dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.
|
3.5 mengemukakan tindak tutur yang
menyatakan dan menanyakan tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi di
waktu lampau (al-madli) dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks interaksi transaksional
lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.5 menggunakan teks sederhana berisi tindakan memberi dan
meminta informasi terkait dengan tindakan/kejadian yang dilakukan/terjadi
di waktu lampau (al-madli), dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
|
3.5 menentukan isi teks cerita
(alqashash) pendek dan sederhana, dengan memperhatikan fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.5 menjelaskan teks naratif sederhana secara
lisan dan tulis, terkait teks cerita (al-qashash) dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan sesuai
konteks
|
|
3.6
Membedakan aktivitas (ansyithah) orang dan fungsi (wadhaif)
benda/alat, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
kebahasaan pada teks interaksi transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan
konteks penggunaannya.
|
4.6 Menggunakan teks sederhana terkait
dengan aktivitas (ansyithah) orang dan fungsi (wadhaif)
benda/alat, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks dan unsur kebahasaan yang benar dan
sesuai konteks.
|
3.6 mengemukakan tindak tutur yang
menyatakan dan menanyakan tindakan/kejadian yang sedang dilakukan/terjadi
(mudlari’) dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks interaksi
transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.6 menggunakan teks sederhana
berisi tindakan menyatakan dan menanyakan tentang tindakan/kejadian yang
sedang dilakukan/terjadi (mudlari’),
dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar
dan sesuai konteks
|
3.6 membedakan iklan (al-i’lan), sesuai
dengan konteks penggunaannya
|
4.6 menentukan informasi dalam teks iklan
(al-i’lan) dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan, secara
benar dan sesuai konteks
|
|
3.7 Menyatakan
kembali ungkapan sederhana tentang deskripsi orang (washf al-insan ), dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks
deskriptif lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.7 Menjelaskan teks sederhana terkait deskripsi orang (washf al- insan), dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks.
|
3.7 mengemukakan tindak tutur yang
menyatakan dan menanyakan perbandingan jumlah (muqaranah al-adad), dengan memperhatikan fungsi
sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks interaksi transaksional
lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.7 menggunakan teks sederhana berisi tindakan memberi dan
meminta informasi terkait dengan perbandingan jumlah (muqaranah al-‘adad) dengan memperhatikan
fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan
sesuai konteks
|
3.7 menyatakan kembali kisah-kisah teladan
dalam bahasa Arab sangat sederhana dengan memahami fungsi sosial dan unsur
kebahasaan
|
4.7 menjelaskan teks-teks kisah teladan
dalam bahasa Arab sangat sederhana dengan memperhatikan fungsi sosial dan
unsur kebahasaan
|
|
3.8 Menentukan peribahasa Arab, dengan memperhatikan fungsi sosial dan
unsur kebahasaan.
|
4.8 Menjelaskan peribahasa Arab secara
sederhana dengan memperhatikan fungsi sosial dan unsur kebahasaan.
|
3.8 mengemukakan tindak tutur yang
menyatakan dan menanyakan tentang deskripsi benda (sifat almaddah), secara sederhana dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari teks
interaksi transaksional lisan dan tulis, sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.8 memproduksi teks sederhana berisi tindakan memberi dan meminta informasi
terkait dengan keberadaan benda (sifat almaddah), dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan
unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks
|
|
|
|
|
3.9 menunjukkan ungkapan berisi pesan
singkat dan pengumuman/ pemberitahuan (alakhbar aw al-ma’lumat), dengan memberi dan meminta informasi
terkait kegiatan sekolah, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks,
dan unsur kebahasaan dari teks khusus sesuai dengan konteks penggunaannya
|
4.9 menjelaskan pesan singkat
dan pengumuman/ pemberitahuan (alakhbar aw al-ma’lumat), lisan dan tulis secara sederhana
tentang kegiatan sekolah, dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
|
|||
|
3.10 menyatakan kembali syair atau
lagu bahasa Arab sangat singkat dan sederhana, dengan memahami fungsi
sosial dan unsur kebahasaan
|
4.10 menjelaskan syair atau lagu Arab sangat sederhana
dengan memperhatikan fungsi sosial dan unsur kebahasaan
|
||||
Komentar
Posting Komentar